Bisa ditebak! Saat ini Anda pasti sedang mencari cara meningkatkan pengunjung blog, kan?
Blog yang ramai pengunjung memang dambaan para blogger untuk bisa mendapatkan uang. Sementara itu, salah satu manfaat blog untuk bisnis ialah mampu meningkatkan penjualan.
Nah, kami kasih sedikit spoiler, ya. Sebenarnya cara memperbanyak pengunjung blog itu tak terlalu susah. Intinya, Anda hanya perlu mengoptimasi blog supaya bisa ditemukan banyak orang. Entah itu di pencarian Google, media sosial, atau lainnya.
Tapi gimana caranya? Tenang, selengkapnya akan kami jelaskan satu per satu di artikel ini. Langsung saja yuk, simak pembahasannya.
5+ Tips Cara Meningkatkan Visitor Blog
Setidaknya ada 10+ cara meningkatkan pengunjung blog yang bisa Anda coba berikut ini:
1. Lakukan Riset Keyword untuk Artikel Blog
Dari riset keyword, Anda bisa mendapatkan kata kunci yang berpotensi dicari banyak orang atau volume pencariannya tinggi. Sehingga, blog Anda bisa muncul di halaman atas mesin pencari.
Nah, jika berhasil muncul di posisi teratas Google, blog akan berpeluang dikunjungi banyak pengunjung. Terbukti, website ranking 1 di Google akan mendapatkan 33 persen trafik. Sementara ranking 2 dan seterusnya, tak sampai 20 persennya.
Untuk melakukan riset keyword tepat, Anda perlu memperhatikan volume pencarian, tingkat kesulitan, saran kata kunci, dan SERP-nya. Semua langkah tadi bisa Anda lakukan dengan mudah lewat SEO tools untuk riset keyword yang tersedia, seperti Ubersuggest, Google Trends, Ahrefs, dan masih banyak lagi.
2. Buat Konten yang Berkualitas
Mungkin Anda bertanya-tanya, konten yang berkualitas itu seperti apa? Jawabannya adalah artikel yang lengkap dan bisa menjawab pertanyaan para pencari.
Semisal, Anda akan menulis artikel “cara membuat blog”. Anda perlu membahas secara lengkap langkah-langkah membuat blog. Riset terlebih dulu di hasil pencarian yang ada di halaman pertama dengan topik serupa. Lalu, buatlah artikel yang lebih bagus.
Oya, satu lagi, ternyata panjang artikel yang diterbitkan juga bisa jadi penentu ranking lho. Jika jumlah kata artikel Anda sebelumnya hanya berkisar 300-an kata, sebaiknya tingkatkan lagi kuantitasnya.
Sebab, menurut Backlinko, panjang artikel blog yang muncul di halaman pertama Google rata-rata berjumlah 1447 kata.
Meski demikian, tetap sesuaikan dengan topik artikel yang Anda buat, ya. Semisal Anda membuat artikel tutorial install aplikasi yang panjangnya hanya 700 kata. Artikel Anda tetap bisa berpeluang muncul di halaman pertama, selama artikelnya lengkap dan lebih baik dari kompetitor.
3. Pakai Judul yang Unik
Isi konten sudah berkualitas, tapi judul kontennya enggak menarik, sama aja boong~
Soalnya, 8 dari 10 orang mengaku pasti membaca judul sebelum klik sebuah artikel di hasil pencarian. Itu artinya, judul artikel Anda jadi elemen penting yang akan dilihat pertama kali oleh orang. Oleh sebab itu, Anda perlu membuat judul artikel yang menarik.
4. Lakukan Newsjacking
Newsjacking adalah teknik memanfaatkan isu atau berita yang sedang viral untuk memancing minat audiens. Namun, di teknik ini, Anda juga menyisipkan gagasan atau opini pribadi.
Sebagai contoh, niche blog Anda seputar review film dan drama. Saat Film Parasite booming karena berhasil meraih penghargaan bergengsi, Anda bisa lho memberikan opini pribadi mengenai film tersebut.
Dengan memanfaatkan keviralan film Parasite, blog Anda juga bisa turut populer sebab banyak orang yang akan mencari review atau sinopsis film tersebut, sebelum menontonnya.
Kuncinya, Anda perlu terus update dengan berita yang sedang viral. Jangan lupa juga berikan analisis dan opini terbaik Anda.
5. Pakai Strategi Internal Link
Internal link adalah salah satu teknik SEO dengan cara menautkan link artikel dari blog Anda.
Internal linking ini bertujuan untuk membuat struktur blog yang lebih mudah dipahami oleh Google. Selain itu, Anda juga akan mempermudah pengunjung blog mendapatkan informasi lain yang diinginkan.
Nah, ada beberapa cara menautkan link di artikel Anda. Bisa langsung sisipkan link dalam teks yang relevan, alias memasang anchor text. Selain itu, untuk memudahkan Anda menemukan rekomendasi internal link, silakan manfaatkan berbagai SEO tools.
Jadi, bisa dikatakan, internal link ini memungkinkan Anda untuk melakukan cara meningkatkan traffic website. Sebab, internal link mengarahkan trafik dari konten yang ramai ke yang lebih jarang dikunjungi.
6. Lakukan Link Building
Cara meningkatkan pengunjung blog selanjutnya adalah melakukan link building. Secara sederhana, link building adalah kegiatan untuk mendapatkan link dari website lain yang mengarah ke website Anda. Jenis link dari luar website ini disebut juga backlink.
Akan tetapi, mencari backlink tak boleh asal. Anda harus mencari backlink yang berkualitas dan memiliki trafik yang cukup berkualitas. Kenapa?
Sebab, semakin banyak backlink dari website yang bagus, Google akan menilai blog Anda berkualitas. Artinya, blog Anda menjadi acuan website lain. Hasilnya, Google akan memprioritaskan blog Anda muncul di halaman pertama Google.
7. Share Konten di Media Sosial
Selain berusaha dapetin banyak pengunjung di Google, coba juga potensi trafik dari media sosial, seperti Facebook, Instagram, Twitter, dan lainnya.
Terlebih lagi, jumlah pengguna Facebook dan Instagram di Indonesia menempati urutan terbanyak ke-4 di dunia. Kira-kira kalau di total ada lebih dari 170 juta pengguna aktifnya. Wow.. angka yang fantastis, bukan?
Oya, cara membagikan kontennya jangan asal copas link aja. Kami menyarankan Anda membuat ringkasan artikel konten di blog Anda untuk dibagikan di media sosial. Jika diperlukan, Anda bisa membuat infografik supaya postingan Anda lebih menarik.
8. Aktif di Komunitas Facebook
Selain menggunakan akun media sosial milik Anda sendiri, Anda juga bisa melakukan cara mempromosikan blog lainnya. Salah satunya dengan menyebarkan artikel di grup atau komunitas Facebook.
Semisal niche blog Anda seputar teknologi dan programming. Anda bisa gabung komunitas coding, seperti PHP Community.
Namun, Anda perlu berhati-hati ketika promosi di sebuah komunitas. Sebab, Facebook memiliki sistem filter yang cukup ketat. Bila Anda secara terang-terangan memaksa anggota komunitas untuk berinteraksi dengan konten Anda, bisa-bisa Anda dicap sebagai spam.
Untuk itu, jangan asal membagikan link di grup ya. Cobalah aktif terlebih dulu di komunitas tersebut dengan menjawab pertanyaan dari anggota grup. Dengan begitu, Anda akan dikenal sebagai expert dan dipercaya oleh anggota grup.
Selain gabung di komunitas Facebook, Anda juga bisa lho membuat grup Facebook sendiri. Supaya grup Anda ramai, Anda bisa promosi di grup lain untuk bergabung ke grup Anda untuk mendapatkan ebook gratis atau konten berkualitas lainnya.
9. Aktif di Situs Tanya Jawab
Kalau sebelumnya sudah aktif di forum atau komunitas, cara meningkatkan pengunjung blog selanjutnya Anda juga bisa mencari peluang trafik dari situs tanya jawab. Misalnya, Brainly dan Quora.
Kuncinya, kalau ada pertanyaan yang bisa Anda jawab dengan konten yang Anda miliki, langsung saja berikan linknya di sana. Jadi, Anda perlu aktif mengecek apakah ada pertanyaan yang bisa Anda jawab dan mempromosikan konten.
Jangan lupa berikan jawaban dan konten yang menjawab, ya. Dengan begitu, Anda bisa dianggap sebagai expert di bidang sesuai niche blog. Jadi, Anda pun berpeluang mendapatkan subscriber lebih banyak.
10. Sebar Lewat Email Marketing
Optimasi di pencarian Google, sudah. Lewat media sosial juga sudah. Tak ada salahnya coba juga menjajal cara email marketing sebagai sumber trafik tambahan. Bahkan, strategi ini diyakini 40 kali lebih efektif dari pada menggunakan media sosial.
Oya, sebelum mengirim email marketing, pastikan Anda sudah membangun email list atau memiliki daftar email pengunjung blog. Untuk bisa mendapatkan email list tersebut, Anda perlu membuat formulir subscribe.
11. Melakukan Blogwalking
Cara meningkatkan pengunjung blog selanjutnya adalah melakukan blogwalking. Seperti namanya, blogwalking adalah kegiatan mengunjungi blog lain dengan tujuan tertentu.
Ada banyak manfaat dari melakukan blogwalking, seperti membangun networking, mendapatkan ide konten, bahan evaluasi, dan yang paling penting mempromosikan blog Anda.
Nah, untuk melakukan blogwalking, Anda bisa coba cari blog dengan niche yang sama seperti Anda. Semisal niche blog Anda adalah parenting, carilah blogger dengan niche parenting juga.
Lalu, Anda bisa mengomentari konten di blog tersebut. Eits, tapi jangan sekadar berkomentar “mantap, bund” atau “artikelnya menarik”. Sebisa mungkin beri apresiasi pada poin yang menarik dalam artikel. Sehingga komentar Anda bisa direspon oleh pemilik blog atau pengunjung lain.
Dari sana, Anda bisa menjalin komunikasi yang baik dengan blogger lainnya. Dari sinilah, Anda bisa bekerja sama untuk mempromosikan blog Anda.
12. Optimasi Kecepatan Website
Siapa sih yang suka menunggu~ eaaak. Termasuk juga menunggu loading blog, ya. Faktanya, 53 persen orang akan meninggalkan blog yang loadingnya lebih dari tiga detik. Yap, tiga detik!
Untuk tahu seberapa cepat loading blog, Anda bisa pakai tool seperti Google Page Speed Insight. Di sana Anda akan mengetahui seberapa cepat dan faktor-faktor memperlambat loading blog Anda.
13. Pastikan Blog Mobile Friendly
Mungkin saja Anda sekarang sedang membaca artikel ini lewat ponsel Anda. Yah.. soalnya sekarang apa-apa kebanyakan dilakukan lewat perangkat mobile. Terbukti, 52 persen trafik website datangnya dari ponsel.
Anda bisa cek dulu seberapa responsif blog menggunakan situs Mobile-Friendly Test dari Google. Di sana Anda bisa mendapatkan informasi dan isu-isu yang ditemui ketika loading halaman.
Makanya, kalau ingin memaksimalkan potensi trafik, Anda perlu membuat blog yang mobile friendly. Jika Anda menggunakan CMS WordPress, di sana tersedia ratusan template mobile friendly untuk membuat blog responsif.
Tak berhenti di sana, Anda juga bisa melakukan cara meningkatkan pengunjung blog dengan Google AMP. Sehingga, performa konten blog Anda di mobile lebih ringan.
Yuk Tingkatkan Pengunjung dan Dapatkan Penghasilan Blog Anda!
Nah, itu tadi beberapa cara meningkatkan pengunjung blog yang bisa Anda coba. Kelihatannya memang cukup banyak, tapi sebenarnya jika sudah diterapkan langkahnya tidak terlalu banyak dan rumit kok.
Kebanyakan cara di atas tadi bisa kok dilakukan siapa saja. Namun, kalau soal kecepatan dan performa blog, itu tergantung dari hosting yang Anda pakai. Makanya, jangan sampai salah pilih hosting ya.



