Memilih layanan hosting bisa jadi membingungkan bagi pengguna hosting pemula. Apalagi, banyak istilah-istilah asing yang seringkali ditemukan saat membandingkan paket yang tersedia.
Tak perlu khawatir.. Di artikel ini, kami akan memberikan tips memilih hosting untuk pemula. Dengan begitu, Anda jadi tahu apa jenis layanan hosting yang cocok untuk pemula.
Sudah penasaran, ‘kan? Langsung saja, yuk simak pembahasannya!
Mengapa Memilih Hosting untuk Pemula Tidak Boleh Sembarangan?
Membeli paket hosting untuk pemula memang tidak bisa asal pilih. Sebab, harus disesuaikan dengan kebutuhan dan anggaran yang dimiliki.
Ditambah lagi, setiap paket yang ditawarkan penyedia hosting memang memiliki spesifikasi berbeda yang sudah ditentukan sesuai dengan penggunanya.
Itulah mengapa, harga paket hosting yang ditawarkan pun mengikuti fasilitas yang diberikan. Salah satunya, fasilitas yang terkait dengan kemudahan penggunaannya.
Sebagai contoh, paket VPS hosting dirancang untuk pengguna yang sudah memahami dan ahli dalam mengelola server. Jadi, paket ini tentu belum bisa jadi pilihan pengguna hosting pemula.
Nah, kalau paket Simple WordPress memang ditujukan untuk pengguna yang masih awam. Jadi, fitur yang ditawarkan pun lebih sederhana, tinggal pakai, dan lengkap dengan dukungan maksimal dari customer support.
Meskipun sudah tahu apa jenis layanan hosting yang cocok untuk pemula, Anda mungkin masih bingung dengan beberapa istilah teknis yang ada, bukan? Jadi, mari simak penjelasan di bawah ini.
Istilah Teknis dalam Dunia Web Hosting
Berikut ini adalah istilah-istilah lain yang biasanya ada dalam dunia web hosting:
– Domain – nama unik yang berfungsi sebagai alamat website.
– Bandwidth – kuota data website yang bisa ditransfer dari server ke pengunjung. Bandwidth menentukan besarnya transfer data yang mempengaruhi kecepatan loading website.
– Disk space – kapasitas ruang penyimpanan data website pada server hosting. Data yang dimaksud bentuknya bisa berupa teks, gambar, video, database, dan lainnya.
– Inode – jumlah keseluruhan file, email, dan informasi lainnya yang bisa ditampung dalam satu akun hosting.
– CPU – Central Processing Unit (CPU) yang berperan sebagai otak yang memproses seluruh instruksi dari website.
– RAM – Random Access Memory (RAM) adalah suatu memori tempat penyimpanan data sementara. RAM bertanggung jawab atas banyaknya proses yang dapat dilakukan bersamaan dalam suatu perangkat komputer.
– SSL – Secure Socket Layer (SSL) yaitu sistem keamanan yang melindungi koneksi dalam website agar seluruh data website terenkripsi. Tujuannya, agar hacker tidak bisa membaca informasi data tersebut.
Bagaimana? Sudah paham berbagai istilah teknis di dunia hosting untuk menentukan paket hosting untuk pemula yang tepat?
Tips Memilih Hosting yang Tepat untuk Pemula
Berikut adalah beberapa tips memilih hosting untuk pemula yang bisa Anda terapkan:
1. Cek Performa Server
Tips memilih hosting pemula yang pertama adalah Anda perlu mengetahui kualitas server hostingnya. Sebab, performa server akan mempengaruhi kemudahan akses sebuah website.
Perhatikanlah spesifikasi server penyedia layanan hosting Anda. Sebagai contoh, apakah servernya menggunakan teknologi server paling canggih seperti LiteSpeed, yang dikenal mampu memaksimalkan kecepatan dan keamanan website?
Selain itu, pastikan juga pilihan lokasi server yang ditawarkan sesuai dengan audiens yang Anda targetkan. Jika Anda ingin membuat website dengan target audiens dari Indonesia, maka pilihlah lokasi server di Indonesia.
2. Sesuaikan Resource dengan Kebutuhan
Beda jenis website, akan berbeda pula jumlah sumber daya/resource yang dibutuhkan. Misalnya, blog memerlukan resource yang lebih kecil dibandingkan dengan toko online yang berisi foto-foto produk dan proses yang lebih kompleks.
Jadi, Anda perlu memastikan paket hosting yang Anda pilih memiliki resource yang sesuai kebutuhan website Anda. Resource yang perlu Anda perhatikan adalah kapasitas disk space untuk menyimpan data lebih besar dan bandwidth untuk melayani pengunjung lebih banyak.
3. Perhatikan Harga Paket Hosting
Bagi pengguna hosting pemula, harga tentu menjadi hal utama yang dipertimbangkan dalam memilih paket hosting.
Untuk itu, bandingkan spesifikasi yang ditawarkan beserta harga paket hostingnya. Sehingga, Anda bisa mendapatkan hosting dengan kualitas jempolan, tapi dengan harga yang tetap terjangkau.
4. Cek Review Pengguna
Sebagai calon pengguna hosting pemula, masih ragu-ragu dalam memilih paket hosting merupakan hal yang wajar. Salah satu solusinya, Anda dapat melihat review dari para pengguna layanan hosting untuk menjawab keraguan Anda.
Dengan cara tersebut, Anda ibarat bisa mengetahui kualitas dan fitur produk dari orang yang sudah mencobanya.
Tak perlu khawatir, saat ini sudah banyak informasi yang bisa Anda dapatkan berbagai platform. Mulai dari halaman website penyedia hosting, media sosial, blog, hingga forum.
5. Pastikan Tersedia Layanan Tim Support 24 Jam
Bayangkan apabila website Anda tiba-tiba sulit diakses dan Anda tidak tahu apa yang harus dilakukan. Saat itulah Anda memerlukan tim customer support yang tanggap memberikan bantuan.
Nah, memilih layanan hosting dengan dukungan pelanggan 24 jam penuh merupakan tips yang tak kalah penting. Apalagi kalau dukungan bisa diberikan dalam berbagai platform seperti email, live chat, dan lainnya.




