Bagaimana Cara Membuat Blog? Ikuti 8 Langkah Mudah Ini

Bagaimana Cara Membuat Blog? Ikuti 8 Langkah Mudah Ini

Cara membuat blog tidak eksklusif untuk orang-orang yang paham coding saja lho. Dengan bantuan platform CMS website, siapapun bisa melakukannya, termasuk Anda.

Nah di artikel ini, kami akan membahas cara membuat blog dengan mudah, hanya dengan delapan langkah! Lengkap dengan panduan mengelola dan mengoptimasi blog yang telah Anda buat.

Kali ini kita akan menggunakan platform WordPress yang terkenal ramah untuk pemula. Sudah siap? Mari kita mulai.

Apa sih Perbedaan Blog dan Website?

Sebelum masuk ke pembahasan tentang cara membuat blog, mari kita ketahui terlebih dahulu perbedaan antara blog dan website.

Blog dan website sering dianggap sama, padahal keduanya memiliki beberapa perbedaan mencolok:

– Blog bersifat dinamis karena diupdate secara berkala. Sedangkan, website bersifat statis karena informasi di dalamnya cenderung tetap, misalnya alamat kontak, visi dan misi perusahaan.

– Konten blog biasanya berisi opini dan pengalaman penulis dengan gaya bahasa yang santai. Sedangkan, website berisi informasi yang lebih formal dan profesional, contohnya produk atau layanan sebuah perusahaan.

– Blog lebih interaktif karena memiliki kolom komentar. Sedangkan, komunikasi di website bersifat satu arah saja.

Selain itu, masih terdapat beberapa perbedaan lainnya yang telah kami ulas dalam ? 7 Perbedaan Blog dan Website Beserta Contohnya.

3+ Platform Terbaik untuk Membuat Blog dengan Mudah

Platform blog adalah media yang akan Anda gunakan untuk mengelola blog, mulai dari publish hingga optimasi. Nah platform inilah yang berjasa sehingga membuat blog tidak lagi sulit.

Namun saat ini sudah banyak platform blog bermunculan. Berikut adalah beberapa platform blogging yang dapat Anda pertimbangkan, yaitu:

1. WordPress.org

WordPress.org adalah software open source yang dapat digunakan gratis. Nah, agar software ini dapat live dan diakses lewat internet, Anda memerlukan layanan hosting.

WordPress ini bisa dibilang adalah CMS paling populer. Platform ini sudah digunakan oleh 35% blog dan website yang ada di seluruh internet.

Ada beberapa alasan mengapa cara membuat blog pribadi dengan WordPress sangat diminati:

– User-friendly;
– Memiliki komunitas yang besar;
– Tersedia banyak tutorial;
– Plugin melimpah;
– Tema beragam.

Karena itulah kami sangat merekomendasikan WordPress untuk Anda. Meski mudah digunakan, blog yang dihasilkan WordPress bukan abal-abal dan dapat dioptimasi dengan maksimal.

Terbukti dengan digunakannya WordPress pada perusahaan-perusahaan besar dunia. Seperti Sony Music, The Walt Disney, dan Mercedes Benz.

2. WordPress.com

WordPress.com adalah CMS yang menggunakan server hosting milik WordPress.

Sebenarnya, WordPress.com dapat digunakan gratis, tapi dengan subdomain bawaan WordPress.com. Pernah melihat domain seperti bloganda.wordpress.com? Itulah ekstensi domain default jika menggunakan platform gratisan ini.

Namun, yang namanya gratis tetap saja ada batasannya, seperti:

– Keamanan perlu dioptimalkan;
– Hanya dapat mengerjakan website atau blog sederhana;
– Tidak dapat menginstal plugin;
– Tidak dapat mengganti tema sendiri;
– Jika menginginkan kustomisasi ala WordPress.org biaya yang dikeluarkan sangat mahal untuk hosting WordPress dan penggantian domain.

Jadi, WordPress.com saja dinilai kurang efektif karena Anda tidak bebas mengkustomisasi blog Anda.

3. Blogger

Blogger atau Blogspot adalah platform blogging milik Google. Karena itu, Blogger juga bisa diintegrasikan dengan produk Google lainnya. Misalnya, AdSense, AdWords, Google Analytics, dll.

Biasanya, blog yang menggunakan platform ini memiliki domain .blogspot.com. Misalnya, bloganda.blogspot.com.

Meski ramah pengguna, tetap saja fiturnya kurang lengkap dibandingkan WordPress, seperti:

– Tidak memiliki plugin yang banyak;
– Blog Anda dan segala isinya tetap milik Blogger, Anda tidak memiliki hak penuh atas situs Blog Anda;
– Pilihan template terbatas;
– Tidak memiliki tag untuk menandai tulisan;
– Tidak adanya opsi kustomisasi permalink;
– Update user interface dashboard yang sering bermasalah;
– Menggunakan subdomain blogspot.com memiliki cap kurang terpercaya.

4. Weebly

Satu lagi cara membuat blog untuk pemula, yaitu dengan platform Weebly. Hal itu karena Weebly memiliki user interface yang mudah dengan sistem drag and drop.

Namun, Weebly agak membutuhkan usaha untuk SEO, karena tidak banyak pilihan yang dapat dioptimasi. Tidak seperti WordPress yang dapat lebih maksimal dengan bantuan plugin.

Sebetulnya tiap platform punya keunggulan dan kelemahannya masing-masing. Akan tetapi, jika Anda masih pemula dan ingin membangun blog secara cepat dan mudah, WordPress adalah pilihan yang tepat.

Selain proses instalasinya mudah, Anda juga bisa melengkapi blog Anda dengan berbagai plugin dan tema yang menarik.

Bagaimana Cara Membuat Blog Pribadi dengan Mudah?

Dengan mempertimbangkan keunggulan WordPress.org, kali ini kami akan menggunakan platform tersebut untuk tutorial cara membuat blog pribadi.

Berikut adalah 8 langkah yang bisa Anda lakukan untuk membuat blog yang menarik:

1. Tentukan Niche Blog

Niche blog adalah tema atau topik khusus untuk blog. Jadi, Anda hanya perlu fokus membuat konten-konten dengan tema yang sama.

Hal ini dianjurkan agar blog Anda dapat dikenal sebagai ahli dalam topik tertentu dan dijadikan referensi oleh banyak orang. Hasilnya, traffic blog meningkat dan lebih mudah dimonetisasi dengan iklan atau endorsement.

Pastikan Anda menggunakan tips berikut dalam menentukan niche blog:

a. Pilih topik yang Anda kuasai

Memilih topik yang Anda kuasai bisa membantu Anda menemukan ide-ide dengan lebih mudah. Selain itu, karena membahas satu topik yang sama, Anda bisa jadi ahli pada bidang tersebut suatu saat.

b. Pilih topik yang populer

Usahakan topik yang Anda gemari juga sejalan dengan trend internet, agar konten di blog Anda tidak sia-sia. Anda dapat memanfaatkan Google Trends untuk melihat potensi topik yang digemari dan banyak dicari.

c. Cek peluang keuntungan niche blog

Jika niche blog berpeluang mendapatkan uang dari internet, keren bukan? Nah, Anda dapat mencoba dengan beberapa cara.

Misalnya, memasang Google AdSense, kemungkinan produk review atau endorsement, peluang penjualan ebook, peminat jasa konsultasi, dll.

2. Pilih Layanan dan Jenis Hosting yang Tepat

Hosting adalah tempat di mana semua file blog kita akan disimpan dan dapat diakses melalui internet.

Karena kita akan menggunakan WordPress.org (ingat ya, bukan WordPress.com) untuk cara membuat blog, maka diperlukan layanan hosting secara mandiri.

Dalam memilih layanan hosting tidak boleh sembarangan, karena akan berpengaruh pada performa blog. Jadi, sebisa mungkin pilih layanan jasa hosting yang terpercaya.

Ada beberapa jenis hosting yang dapat Anda gunakan sebagai cara membuat blog yang menarik, yaitu:

a. Shared hosting, jenis hosting yang paling terjangkau dan mudah penggunaannya;

b. Cloud hosting, jenis hosting dengan fasilitas VPS dan kemudahan shared hosting;

c. VPS hosting, memiliki kapasitas server yang besar dan membutuhkan keterampilan teknis.

Namun, cara membuat blog untuk pemula lebih cocok menggunakan shared hosting.

Karena blog pada tahap awal belum membutuhkan sumber daya server yang tinggi. Pengelolaannya pun sangat mudah dan dibantu oleh penyedia layanan.

3. Tentukan Nama Domain

Selain hosting, Anda juga membutuhkan domain. Domain adalah alamat yang digunakan untuk mengakses blog Anda.

Hal itu pula mengapa kami merekomendasikan WordPress.org, karena Anda bebas memilih nama domain.

Berbeda dengan WordPress.com dan Blogspot yang memiliki default ekstensi domain, seperti bloganda.wordpress.com atau bloganda.blogspot.com. Untuk upgrade domain pun biayanya lumayan menguras kantong.

Dengan menggunakan WordPress.org, Anda bebas memilih ekstensi domain, misalnya:

.com
.org
.co.id
.id
.net
Dan masih banyak lainnya.

Namun, apapun domain pilihan Anda, pastikan memenuhi beberapa tips berikut:

a. Mudah dieja

Ingin tahu cara membuat blog pribadi Anda lebih mudah diingat oleh pengunjung? Gampang, gunakan nama Anda saja sebagai domain. Jika tidak mau, Anda bisa berkreasi menggunakan nama dengan unsur niche blog Anda.

Namun, pastikan mudah untuk dieja dan diketik oleh pengunjung ya. Misalnya, blog Anda memiliki niche di bidang komputer. Maka, Anda bisa menggunakan nama seperti computergeeks.com, computermania.net, dll.

b. Singkat

Pastikan domain Anda tidak lebih dari 63 karakter. Gunakan nama sesingkat dan sesederhana mungkin. Hal itu adalah salah satu cara membuat blog pribadi Anda mudah diingat oleh pengunjung.

c. Tidak memiliki angka dan tanda hubung

4. Instal WordPress

Setelah memiliki hosting dan domain, sekarang saatnya masuk ke cara buat blog sendiri dengan menginstal WordPress.

Caranya yaitu silahkan login ke cPanel anda lalu masuk ke Softacoulus Software kemudian silahkan klik WordPress lalu kemudian Install Website WordPress Anda.

Jangan lupa isikan data-data yang sesuai dengan website Anda saat mengintall wordpress tadi.

5. Atur Konfigurasi Dasar WordPress

Setelah WordPress berhasil diinstal, Anda perlu melakukan beberapa konfigurasi atau setting sebelum masuk ke cara membuat blog.

a. Hapus Post Bawaan WordPress

Setelah sampai di dashboard WordPress untuk pertama kali, terdapat post, page, dan komentar bawaan dari WordPress.

Tugas pertama kita adalah menghapus post dan page tersebut dengan cara, masuk ke menu Posts dan klik Trash pada post Hello World!.

b. Ubah Kategori

Setiap WordPress yang baru diinstal, akan memiliki default kategori bernama Uncategorized.

Nah, kategori ini tidak bisa dihapus sebelum Anda membuat kategori baru. Jadi tugas kita selanjutnya adalah mengubah namanya.

Caranya, klik menu Posts > pilih Categories > klik Edit pada opsi Uncategorized.

c. Atur Format Tanggal

Tanggal dan waktu WordPress Anda masih mengikuti waktu default yang mengikuti zona waktu Eropa. Tugas ketiga kita adalah mengubahnya menjadi zona waktu lokasi kita.

Caranya, masuk ke menu Settings > General > ubah opsi Timezone menjadi UTC +7 (untuk WIB) > pilih Date Format > dan Time Format > klik Save Changes.

d. Atur Post

Pada satu halaman, Anda dapat mengatur seberapa banyak post yang ingin ditampilkan. Caranya, masuk ke menu Setting > Reading > ubah pada kolom Blog pages show at most.

Selain itu, Anda dapat mengatur feed tiap post menjadi full text atau summary.

Rekomendasi kami, buatlah tiap post menjadi summary, agar tampilan blog lebih rapi. Caranya, klik opsi Summary pada kolom For each post in a feed, include.

e. Setting Komentar

Agar terhindar dari komentar spammer, Anda harus men-setting kolom komentar. Jadi, setiap komentar yang masuk akan menunggu persetujuan Anda sebelum diterbitkan.

Caranya, masuk ke menu Settings > Discussion > pilih opsi Comment must be manually approve pada kolom Before a comment appears, lalu Save Changes.

f. Ubah Format Permalink

URL pada WordPress awalnya memiliki pengaturan default seperti, http://namadomainanda.com/?p=3. Namun, URL ini sangat tidak efektif, karena Anda tidak bisa melihat apa isi URL tersebut dan tidak baik bagi SEO.

Anda bisa mengubahnya dengan cara, masuk ke menu Settings > Permalinks > dan pilih opsi Post Name. Pilihan ini yang paling terbaik dari yang lain.

g. Ubah Gravatar

Ketika Anda ingin berkomentar atau membalas komentar orang lain, Anda dapat memajang avatar sesuai keinginan. Caranya, silakan ke laman Gravatar dan masuk menggunakan email, username, dan password WordPress Anda.

h. Lengkapi Profil WordPress

Terkadang, tema WordPress Anda memungkinkan untuk menampilkan beberapa profil Anda. Misalnya, akun Instagram, LinkedIn, biografi singkat, dll.

Anda dapat melengkapinya di menu Users > Profile > bila sudah lengkap silakan klik Update Profile.

6. Instal Tema WordPress

Saat mengikuti cara membuat blog sendiri dengan WordPress, Anda akan mendapatkan ribuan pilihan tema.

Meski begitu, memilih tema tidak boleh sembarangan. Karena tema nantinya akan mempengaruhi tampilan blog Anda secara keseluruhan.

Jadi, pastikan Anda memilih tema yang cocok dengan niche blog Anda, dapat dikustomisasi, mobile-friendly, dan memiliki navigasi yang baik.

7. Buat Postingan Baru

Pada tahap ini, kita akan mulai ke tahap yang paling ditunggu-tunggu yaitu cara membuat blog post. Di sini, Anda bisa menuangkan seluruh ide dalam konten artikel Anda.

Tapi bagaimana cara mempostingnya di blog? Berikut caranya.

Perbedaan Post dan Page

Sudah siap blogging? Tunggu dulu, saat membuat blog Anda akan akrab dengan istilah post dan page. Keduanya sering diartikan terbalik dalam cara membuat blog, jadi mari kita pahami dengan seksama.

Post adalah sebuah halaman yang berisi konten blog dalam bentuk artikel. Umumnya, post dikelompokkan berdasarkan kategori dan tag.

Post bersifat dinamis sesuai dengan publikasi konten yang dilakukan. Itulah kenapa post tidak bisa dijadikan homepage.

Sedangkan, page adalah halaman yang berisi konten dengan tujuan khusus. Sebagai contoh, halaman about us digunakan untuk menjelaskan informasi umum tentang website, kontak digunakan khusus untuk informasi alamat, email dan lainnya.

Page memiliki sifat statis karena informasinya bersifat tetap atau jarang berubah. Tak heran, page yang paling tepat digunakan sebagai homepage.

8. Instal Plugin yang Dibutuhkan

Plugin menjadi salah satu kelebihan utama WordPress. Anda dapat menambahkan fitur dan fungsi di blog dengan mudah.

Caranya, masuk ke menu Plugins > Add New.

Berikut adalah beberapa contoh plugin WordPress terbaik yang bisa Anda coba:

– Wordfence – Meningkatkan keamanan blog.
– Yoast SEO – Meningkatkan peringkat blog Anda di hasil pencarian.
– WP Super Cache – Mengoptimalkan kecepatan blog.
– Contact Form 7 – Membuat form dengan mudah.
– WP Social Sharing – Mempermudah share konten ke media sosial.