WordPress dikenal sebagai salah satu CMS (Content Management System) terbaik. Lebih dari 34 persen seluruh website di internet saat ini pun merupakan pengguna WordPress. Tidak heran, mengapa profesi WordPress developer menjadi banyak dicari.
Namun, bagaimana caranya untuk menjadi seorang developer WordPress? Apa saja yang harus dilakukan? Nah, di artikel ini kami akan memberikan berbagai tips untuk Anda yang ingin menjadi WordPress developer.
Penasaran apa saja? Yuk, simak langsung ulasan lengkapnya di bawah ini!
Apa yang Dilakukan WordPress Developer?
Sebelum kami membahas ke topik utama seputar tips, sebaiknya Anda pahami sebenarnya apa sih yang dilakukan oleh WordPress developer?
WordPress developer adalah seseorang yang bekerja pada pengembangan website atau website development, khususnya untuk platform WordPress. Mulai dari coding dan infrastruktur, pengembangan versi terbaru, hingga menciptakan fitur baru di dalam WordPress.
Secara garis besar, biasanya WordPress developer akan bergelut di beberapa tugas seperti:
– Membuat dan mengembangkan plugins dan tema.
– Mengembangkan kode dan melakukan troubleshooting di core WordPress layaknya back end developer.
– Berhubungan dengan klien untuk membantu membuat desain website seperti front end developer.
– Memastikan kinerja website klien berjalan dengan baik.
– Meningkatkan kemudahan penggunaan WordPress.
Ada berbagai skill yang perlu Anda kuasai untuk bisa melakukan semua tugas di atas. Termasuk, menguasai bahasa pemrograman yang merupakan kewajiban bagi semua calon web developer.
Nah, sebelum kami menguraikan apa saja tips untuk menjadi WordPress developer yang handal, mari kita kenali dulu tiga tipe WordPress developer. Dari situ Anda juga akan tahu apa saja keunggulannya menggeluti profesi ini.
3+ Tipe WordPress Developer
Istilah ‘WordPress’ itu sendiri sebenarnya cukup luas. Sebab, banyak hal yang perlu diurus di dalam WordPress, sehingga ada empat tipe developer yang dibutuhkan, yaitu:
1. Core Developer
Core developer adalah seseorang yang bertugas untuk meng-handle core WordPress itu sendiri. Ia akan berhubungan dengan kode: membuat atau mengubah core WordPress. Ini nantinya berdampak ke performa WordPress secara keseluruhan.
2. Theme Developer
Bertugas untuk membuat atau mengupdate tema-tema baru WordPress. Sehingga memungkinkan pengguna untuk mendapatkan tampilan yang diinginkan, dengan banyak opsi warna, layout dan style pada setiap halaman.
3. Plugin Developer
Programmer yang bertanggung jawab untuk membuat dan meningkatkan kualitas plugins. Plugins adalah aplikasi yang berfungsi untuk menambahkan fitur di dalam website pengguna.
4. Web Applications Developer via REST API
Menguasai konsep REST (REpresentational State Transfer) API untuk bisa menciptakan aplikasi website dengan WordPress. REST API itu sendiri diartikan sebagai standar arsitektur yang memakai protokol HTTP untuk pertukaran data.
Dari keempat tipe developer di atas, kira-kira manakah yang ingin Anda kuasai? Nah, kalau Anda sudah menentukan salah satunya, kami akan bagikan tips lengkapnya di bagian selanjutnya. Tetapi sebelum itu, mari kita cari tahu dulu apa saja keunggulan menjadi WordPress Developer.
Apa Saja Keunggulan Menjadi WordPress Developer?
Hampir sepertiga dari satu juta website terpopuler di internet memakai WordPress. Pertumbuhannya pun selalu meningkat dari waktu ke waktu. Ini karena fleksibilitas WordPress yang membuat penggunanya bisa memiliki website terbaik tanpa perlu belajar coding.
Dan itulah sebabnya, mengapa WordPress developer menjadi satu dari sekian profesi yang menjanjikan. Semakin banyak pengguna WordPress, semakin banyak developer yang dibutuhkan. Berikut adalah beberapa keunggulan lain dengan menjadi WordPress Developer:
– Tersedia peluang karir dalam jangka panjang.
– Penghasilan yang menggiurkan, apalagi jika Anda bisa menjadi salah satu yang expert.
– Ada banyak peluang kerja freelance. Anda bisa mengatur waktu kerja sebebas mungkin dan mencari klien yang tepat dengan penghasilan menarik.
– WordPress memiliki komunitas yang begitu luas, sehingga Anda bisa mendapatkan support jika terdapat kendala. Entah melalui FAQ, forum diskusi atau workshop.
Jadi, kalau Anda merasa sebagai orang yang kreatif, berminat belajar coding, dan mau terjun lebih dalam ke dunia CMS WordPress developer adalah profesi yang tepat.
Namun, memutuskan untuk menggeluti bidang ini sebenarnya adalah hal yang mudah. Tapi proses untuk menjadi seorang developer itulah yang justru sulit. Yuk, tanpa panjang lebar, berikut kami berikan beberapa tips yang akan mempermudah jalan Anda untuk menjadi WordPress developer.
5+ Tips Menjadi WordPress Developer Handal
Di bawah ini adalah beberapa langkah yang perlu dilakukan untuk menjadi WordPress Developer:
1. Kuasai Bahasa Pemrograman
Bahasa pemrograman adalah skill WordPress developer yang paling mendasar untuk Anda kuasai. Bahasa pemrograman itu sendiri diartikan sebagai kumpulan sintaks yang fungsinya memberikan perintah pada software.
Nah, ada beberapa bahasa pemrograman yang sebaiknya Anda pelajari jika ingin menjadi WordPress developer, yaitu:
– HTML (Hypertext Markup Language)
– CSS (Cascading Style Sheets)
– PHP (PHP Hypertext Preprocessor)
– MySQL (My Sequel)
2. Pelajari Apapun yang Berkaitan dengan WordPress
Perlu diingatkan kembali — bila Anda ingin menjadi seorang developer WordPress yang sukses, artinya Anda harus siap mempelajari segala seluk beluknya. Semakin banyak belajar, semakin banyak yang bisa Anda lakukan.
3. Tentukan Bidang yang Ingin Dikuasai
WordPress dikenal sebagai platform CMS yang luas dengan ragam fitur yang serbaguna dan selalu berkembang setiap waktunya. Tentu, ini merupakan kabar baik bagi para developer, karena mereka bisa fokus pada satu niche atau bidang tertentu saja, seperti tema atau plugins.
Sesuai yang kami sebutkan di awal pembahasan, ada tiga komponen utama WordPress yaitu core WordPress, plugins dan tema. Nah, disinilah waktunya Anda menentukan bidang mana yang ingin dikuasai.
4. Persiapkan Diri untuk Menghadapi Berbagai Kendala
Apa pun jenis bidang yang ingin Anda fokuskan — tak menutup kemungkinan Anda akan menemui berbagai masalah dari waktu ke waktu. Ini bukan hal yang aneh. Melainkan hal yang memang sudah sering terjadi di kalangan developer.
Namun meski begitu, Anda tetap tidak boleh menyepelekannya. Sebab, tidak sedikit masalah yang berujung menguras banyak waktu Anda untuk mengatasinya. Dan bila tidak diatasi secara cepat, hal ini juga bisa berdampak pada reputasi Anda di mata klien.
5. Mengatur Local Development WordPress
Ketika Anda ingin fokus ke pengembangan tema atau plugin WordPress, ada baiknya bila Anda menggunakan Local Development WordPress. Apa itu Local Development WordPress?
Local development atau dikenal dengan istilah localhost, adalah sebutan server lokal yang ada pada komputer Anda. Jadi, dibanding Anda menyimpan data website pada server layanan hosting eksternal (server online), ada baiknya Anda menggunakan server sendiri ketika mengembangkan WordPress.
6. Bergabung ke Komunitas WordPress
Anda bisa mengerjakan proyek secara mandiri saat menjadi WordPress developer. Namun, tahukah Anda bahwa ada satu cara ampuh untuk menjadi developer yang expert? Networking, jawabannya.
Syukurnya, WordPress memiliki sebuah komunitas besar yang bisa menghubungkan Anda dengan developer lain.
Siap Menjadi WordPress Developer Handal?
Ingin menjadi WordPress developer itu tidak bisa terjadi dalam satu, dua bulan. Bisa saja Anda memerlukan waktu bertahun-tahun untuk benar-benar menjadi yang profesional. Tetapi, bukan berarti itu hal yang mustahil. Asalkan Anda terus giat mengasah skill, kami yakin Anda bisa menjadi the real WordPress developer!
Nah, itulah rangkaian tips kami yang bisa Anda coba. Kami berharap, artikel ini bisa bermanfaat buat Anda yang ingin mengawali karir sebagai WordPress Developer. Bila Anda memiliki pertanyaan, ataupun sekedar ingin berkomentar, silahkan cantumkan di kolom komentar, ya! Good luck!



